7 Hal Yang Terjadi Setelah Laptop Diinstall Ulang

Assalamu’alaikum.

Windows adalah sistem operasi atau OS yang sekarang sudah hampir dipakai oleh semua orang yang memiliki laptop. Baik itu laptop yang ada di kantor yang digunakan untuk bekerja, maupun komputer atau laptop yang dipakai oleh pelajar seperti mahasiswa yang digunakan untuk kegiatan belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.

Karena memang, windows sudah menjadi sebuah sistem operasi yang paling populer. Karena kemudahannya dan simpel untuk digunakan. Bahkan orang awam, atau orang yang tidak mengerti laptop akan dengan cepat belajar menggunakannya. Beda dengan sistem operasi seperti Linux, yang biasa dipakai oleh orang-orang tertentu saja.

Namun tak jarang laptop yang menggunakan windows memiliki masalah. Seperti terserang virus atau mendadak error ketika digunakan maupun ketika sudah lama tidak digunakan. Hal ini karena kepopuleran windows, yang membuat banyak orang-orang jahat untuk membuat berbagai macam virus untuk menyerang windows. Dan terkadang windows juga bisa error, bisa karena kesalahan pengguna ataupun memang bug dari windows itu sendiri.

Setelah Install Ulang Windows

Karena beberapa alasan, seperti error yang tiba-tiba terjadi, ataupun laptop sudah terjangkit virus yang sangat parah dan berbahaya. Karena hal itu mungkin cukup banyak orang mengambil tindakan untuk menginstall ulang windows yang ada di laptop mereka. Agar virus atau error tadi bisa hilang dan windows kembali seperti baru.

Namun pernahkah kalian bertanya, sebenarnya hal apa saja (secara spesifik) yang terjadi jika kita menginstall ulang laptop yang kita miliki?
Apakah lebih banyak resikonya atau malah lebih banyak kelebihannya jika menginstall ulang laptop?

Apakah berbahaya?

Untuk itu silahkan simak pembahasan mengenai hal yang terjadi setelah laptop direset berikut ini.

1. Laptop Akan Lancar Seperti Baru

Yap, alasan orang banyak yang memutuskan untuk menginstall ulang windows di laptop mereka adalah agar laptop tersebut akan kembali seperti semula. Yaitu akan terasa seperti baru keluar dari pabrik. Karena windowsnya telah diperbaharui, otomatis isi laptop akan kembali menjadi kosong dan bersih.
Hal ini tentu akan membuat kinerja laptop yang tadinya terlalu penuh, banyak aplikasi, kebanyakan file, atau memiliki virus, dan setelah diinstall ulang semua itu akan hilang. Sehingga membuat laptop akan lega. Kembali fresh, dan akan lebih lancar dari pada sebelum diinstall ulang.
Saya sendiri sudah berkali-kali merasakan hal ini. Dan memang benar, bagi saya cara terakhir untuk membuat laptop kembali menjadi seperti baru, menjadi cepat dan lancar kembali, yaitu dengan cara diinstall ulang. Kalau bisa, install dengan windows dengan versi yang lebih baru, dari versi yang kalian install sebelumnya.

Jadi selain membuat windows kembali segar, juga kalian akan bisa menikmati fitur baru dari windows versi baru yang telah diinstall.

2. Settingan Kembali Seperti Semula (Default)

Selain semua aplikasi laptop akan hilang dan laptop akan kembali kosong seperti baru, setelah menginstall laptop, maka seluruh pengaturan laptop kalian akan kembali seperti semula.
Ya, entah itu setelan update, setelan seluruh aplikasi, walpaper laptop, ataupun tema tambahan. Semua hal itu akan tereset, akan hilang dan kembali ke setelan default. Seperti walpaper laptop akan kembali menjadi logo windows. Setelan update windows akan kembali diaktifkan seperti semula. Dan setelan-setelan lain.
Karena itu, setelah install ulang windows, selain harus mendownload dan menginstall ulang aplikasi-aplikasinya, kalian juga harus menyesuaikan lagi setelan di windowsnya. Seperti setelan update otomatis, agar nanti windows tidak akan update tiba-tiba, yang bisa menyebabkan kuota kalian terserap jika menggunakan hotspot.

3. Seluruh Aplikasi Laptop Hilang

Ya, tadi kita sudah beberapa kali membahas hal ini.

Sudah menjadi informasi umum, jika setelah melakukan install ulang windows, maka seluruh aplikasi yang ada sebelumnya, maka semuanya akan hilang. Semuanya, kecuali aplikasi yang merupakan bawaan dari windows. Seperti notepad, internet explorer, ataupun windows security yang akan kembali terinstall. Karena aplikasi-aplikasi tersebut 1 paket dalam installasi windows.

Selain aplikasi bawaan windows tersebut, kalian harus menginstall ulangnya kembali. Seperti aplikasi microsoft office, google chrome, photoshop, IDM, dan aplikasi-aplikasi lain yang mungkin kalian perlukan.

Jadi pastikan semua data yang ada di dalam aplikasi-aplikasi tersebut semuanya sudah tersimpan di data D. Karena jika diinstall ulang, maka semua aplikasi, data-datanya, dan data sistem juga akan ikut terhapus. Jika masih ada file yang masih kalian kerjakan di photoshop, segera save. Jika ada tugas microsoft office, segera simpan ke data D.

Seperti kata pepatah bung, lebih baik mencegah daripada memperbaiki.

4. Seluruh Data C / Sistem Akan Terhapus

Karena tujuan install ulang windows adalah untuk mengganti windows lama yang ada di laptop tersebut dengan windows yang baru, maka secara otomatis kita harus menghapus seluruh data windows yang lama. Yang mencakup data C, atau data sistem di mana tempat windows tersimpan dalam laptop kita.

Yang perlu diingat adalah, di dalam data C bisa saja bukan hanya ada data sistem atau data windows saja, bisa jadi ada data lain. Seperti data My Document, Download, Picture, Videos, dan beberapa folder lain. Folder-folder tersebut juga tersimpan di dalam data C, atau di dalam data tempat windows kalian tersimpan.

Karena itu, jika kalian menghapus data C, maka semua data dokumen, download, dan yang lain tadi akan ikut terhapus. Itu yang perlu diwaspadai, jangan sampai data penting ikut terhapus karena install ulang windows. Maka seperti yang saya katakan tadi, pindahkan dahulu data-data penting ke dalam data D, atau data tempat penyimpanan yang bukan sistem.

Hal ini sudah menjadi pengetahuan mendasar bagi siapa saja yang sudah biasa menginstall windows. Karena itu, pastikan kalian sudah mengerti akan hal ini, atau orang yang akan menginstallkan windowsnya sudah memang biasa melakukan installasi windows.

5. Seluruh Virus Hilang

Alasan kelima ini termasuk salah satu kelebihan dari install ulang sebuah windows.

Seperti pada point pertama, setelah menginstall ulang windows, maka semua file sistem, aplikasi, semuanya akan terhapus. Dan laptop akan kembali seperti baru, lebih cepat, lebih lancar, dan tentu saja virus-virus yang mungkin selama ini menempel di dalam sistem laptop akan ikut hilang, terhapus.

Ini adalah hal sangat baik, karena memang ada beberapa tipe virus laptop yang sangat kuat. Bahkan dengan software antivirus-pun virus ini tidak bisa terhapus, tetap saja bersembunyi di dalam sistem. Efeknya, laptop bisa jadi menjadi sangat lambat, menjadi sangat berat, padahal hanya membuka 1 aplikasi saja.

RAM akan dimakan dengan rakus, ini bisa juga disebabkan karena virus.

Oleh karena itu, selain membuat laptop lancar kembali, install ulang juga akan menghapus semua virus yang ada di sistem. Selanjutnya, kalian harus selalu berhati-hati. Jangan sampai ada virus baru yang masuk setelah windows baru sudah diinstall.

6. Data Login Wifi Akan Tereset

Hal ini masih nyambung dengan point kedua di atas. Setelah install ulang, semua setelan yang ada di windows akan tereset.

Hal ini termasuk semua setelan wifi.

Khusunya bagi kalian yang sudah menggunakan jaringan Wifi Id, maka data akun wifi id yang tadinya lengket di dalam laptop kalian, akan hilang. Dan kalian harus memasukkan akun kembali jika ingin masuk ke jaringan wifi id. Karena laptop kalian akan dianggap baru setelah diinstall ulang.

Pentingnya menyimpan akun-akun wifi sebelum install ulang, agar nantinya tidak akan terjadi kerugian. Jangan seperti saya, yang harus kembali membeli akun wifi id, karena laptop harus diinstall ulang. Hiks.. hiks..

7. Data D Tetap Aman

Dan point terakhir dari hal yang terjadi setelah install ulang laptop adalah semua file di dalam data D di laptop kalian akan tetap aman.

Artinya, yang terhapus setelah install ulang laptop hanya data C atau data sistem saja. Karena di dalam data C itulah windows yang lama tersimpan. Namun data D, yang biasa dipakai untuk menyimpan file-file pribadi seperti foto, dokumen, video, dan file lainnnya tetap aman.

Karena itu, biasanya sebelum install ulang, orang tersebut akan memindahkan dahulu file-file yang ada di dalam data C ke dalam data D. cukup file-file penting saja yang dipindahkan, kalau data aplikasi yang ada di dalam data C tidak perlu.

Saran dan Kesimpulan

Bagi saya 7 hal tersebut adalah yang paling penting untuk diketahui, yang akan terjadi setelah seseorang menginstall ulang laptop yang dimilikinya.

Informasi ini cukup penting untuk diketahui, dan bisa menjadi pengetahuan yang bisa saja suatu saat nanti akan membantu kalian. Karena setiap orang yang memiliki laptop, tentu akan memiliki resiko yang mengharuskannya menginstall ulang laptop. Walau jalan satu-satunya bukan hanya harus install ulang, namun install ulang tetap saja menjadi jalan terakhir.

Saran dari saya adalah, sebelum install ulang, pastikan semua data penting sudah terbackup. Semua setelan, sudah kalian ingat. Data-data penting yang ada di dalam data C, sudah diamankan seperti yang saya katakan sebelumnya.

Memang install ulang akan menghilangkan masalah laptop lemot setelah install ulang, namun jika tidak terlalu darurat, menginstall ulang laptop lebih baik tidak perlu dilakukan. Dan jika memang harus, jangan terlalu sering. Karena kasian nanti harddisk yang ada di dalam laptop kalian.

Itu saja untuk kali ini, silahkan komen jika masih ada pertanyaan.

Wassalamu’alaikum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *